Rilis Akhir Tahun 2023, Kapolda Sulsel Sampaikan Kasus Tipidum Turun, Kasus Korupsi Selamatkan Uang Negara Rp 43 M Lebih

Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian ke Depan 

Prioritaskan Pelayanan Masyarakat 


Sisi kiri : Wakapolda Sulsel Brigjen Pol CH Patoppoi (kedua dari kiri) dan Irwasda Kombes Pol Ai Afriandi (paling kanan) serta pejabat lainnya dalam suasana Rilis Akhir Tahun 2023 Polda Sulsel. Sisi kanan: Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi paparkan Rilis Akhir Tahun 2023. (Foto: NuansaBaru.ID/M. BASIR).


NuansaBaru.ID, MAKASSAR - Sebagaimana lazimnya, setiap menjelang pergantian tahun Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) memaparkan Kaleideskop setahun terakhir dalam bentuk riilis akhir tahun.

Kali ini Polda Sulsel menggelar Rilis Akhir Tahun 2023 ini nuansanya àgàk berbedà dengan tahun-tahun sebelumnya. Kalau 2 tahun terakhir digelar di Mapolrestabes Makassar yang dilanjtkan dengan Video Confetence dengan Mabes Polri.

Ternyata, Rilis Akhir Tahun 2023 digelar pada suasana yang lebih alami di pesisir pantai. Teoatnya, di Markas Komando Direktorat Kepolisian Perairan dan Udarà (Mako Ditpolairud) Polda Sulsel di Jalan Ujungpandang No 12, Makassar, Minggu, (31/12-2023) malam.

Rilis akhir tahun ini yang dimulai pukul 19.30 WITA, dipimpin langsung Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi didampingi Pj Gubernur Bahtiar Baharuddin dan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun dan unsur Forkopimda Sulsel. Termasuk Kabinda Sulsel, Kepala BNNP Sulsel, Walikota Makassar dan pejabat lainnya.

Sementara di jajaran kepolisian, menyertai Kapolda, terlihat Wakapolda Sulsel Brigjen Pol CH. Patoppoi, Irwasda Kombes Ai Afriandi, Kabid Humas Kombes Pol Komang Suartana, Dir Polairud sebagai tuan rumah dan Pejabat Utama (PJU) Polda Sulsel dan yang lainnya.

Kapolda Sulsel Andi Rian R, DjajadI dalam rilis akhir tahun ini memaparkan panjang-lebar dan runut tentang kasus-kasus yang terjadi di berbagai bidang dengan progres penanganannya sepanjang tahun 2023.

Di samping itu Kapolda Sulsel juga menjelaskan tentang capaian kinerja masing-masing Satuan Kerja (Satker), lingkup Polda Sulsel dan jajaran. Dikomparasikan dengan kejadian dan capaian kinerja tahun 2022 dengan tahun 2023.


Dari kiri: Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, Pj Gubernur Sulsel Dr H Bahtiar Baharuddin, Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi dan pejabat lainnya di meja utama giat Rilis Akhir Tahun Polda Sulsel. (Foto: Bidhumas Polda Sulsel). 

Tahun 2022 Tipidum Terjadi 25 Ribu Lebih Kasus dan Tahun 2023 Turun hanya 23 Ribu 

Enjel awal yang menarik dari paparan rilis Kapolda Sulsel, yang baru efektif bertugas per 22 Desember 2023 itu, dia terkesan sebagai sosok yang begitu menyadari dan mengakui peran dan fungsi pers (media informasi) dalam bermitra dengan Polda Sulsel.

Terbukti, Kapolda Sulsel Andi Rian, intinya lebih awal berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang selama ini telah bekerja, merangkum dan mempublikasi kinerja Polda Sulsel hingga derap langkah kinerja Polda Sulsel sampai ke masyarakat,

Salah satunya, angka kriminalitas di wilayah Polda Sulsel pada tahun 2023 jumlah kasusnya menurun dan penyelesaian perkaranya meningjat jika dibandingkan dengan tahun 2022.

Kapolda menjelaskan, kasus Tindak Pidana Umum (Tipidum) yang dapat diungkap tahun 2022 sebanyak 25.357 perkara dengan penyelesaian sebanyak 14.935 perkara, Sedangkan tahun 2023 kasus yang dapat diungkap sebanyak 23.455 perkara dengan penyelesaian18.241 perkara.

"Jadi, terjadi penurunan sebanyak 1.902 perkara atau sebanyak -7,5% (baca minus tujuh setengah persen), Sedangkan penyelesaian perkara mengalami peningkatan sebanyak 7.116 perkara atau meningkat sebesar 22,13 persen," jelas Andi Rian,

Khusus kasus korupsi, selain mennyebutkan progresnya Kapo,lda Sulsel juga mengungkapkann keuangan negara yant daoat diselamatkan dari penganan kasys yangvmenjadi atensi publik itu

Kasus korupsi, lanjutnya, yang diungkap pada tahun 2022 sebanyak 64 perkara diselesaikan 59 perkara dan pada tahun 2023 kasus korupsi diungkap 50 perkara dengan penyelesaian 46 perkara.

"Polda Sulsel berhasil menyelamatkan uang negara  tahun 2022 sebesar 130 Milyar lebih dan pada tahun 2023 sebesar 43 Milyar lebih, " sebut Kapolda Sulsel.



Latarbelakang lokasi giat Rilis Akhir Tahun 2023 berupa kapal motor pemburu fasiltas Dit Polairud Polda Sulsel. (Foto: NuansaBaru.ID/ABDUL).   

Disebutkan Keberhasilan Ungkap Kasus Narkoba di UNM Parang Tambung Makassar

Kasus yang jugà jadi atensi publik yang dipaparkan Kapolda Sulsel, yakni penanganan kasus narkoba (narkotika dan obat-obat berbahaya) beserta barang bukti yang berhasil disita petugas.

Kasus narkotik, urainya, yang dapat diungkap pada tahun 2022 sebanyak 2.028 perkara dan diselesaikan 2.223 perkara. Sedangkan pada tahun 2023 kasus yang dapat diungkap sebanyak 2.217 perkara dan diselesaikan 1.879 perkara.

 "Barang bukti yang berhasil diamankan pada tahun 2023 ini ganja 21 kilogram, shabu 98 kilograg, obat daftar G 183.109 butir, ekstasi 20.145 butir dan sintetis 2 kilogranKg, "ungkap Irjen Andi Rian. Kapolda Sulsel muga sempat menyebutkan keberhasilan pengungkapan kasus narkoba di UNM Parang Tambung Makassar.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian juga mengungkapkan, berbagai capaian prestasi yang mendalat reward atau penghargaan Polda Sulsel tahun 2023 yang cukup membanggakan. Diantaranya penghargaan terbaik pertama dalam pemberantasan tindak pidana korupsi bidang penindakan tahun 2023, penghargaan yang diraih Satbrimob Polda Sulsel dan yang lainnya.

Giat yang duagendakan menjadi prioritas tentang kiat silaturahmi Polda Sulsel dengan berbagai pihak. ”Juga telah dilakukan berbagai kegiatan silaturahmi dan sosial, diantaranya silaturahmi dengan civitas academica, peresmian mesjid Hj. Sitti Mang dan Penanaman Pisang Cavendish dan Cabai, Baksos, Pasar Murah dan Bakti Kesehatan,” ujarnya.

Banyak lagi paparan orang nomor satunya Polda Sulsel itu yang tak dapat dilukiskan semua di ruany yang terbatas ini. Yang jelas, Kapolda Sulsel yang baru efektif bertugas 9 hari terhitung 22 hingga 31Desember 2023 ini langsung dihadang dengan agenda yang membutuhkan energi beliau. Dalam hal ini momentum perayaan Nataru tahun 2023/2024 dan tahapan Pemilu 2024.

Bagian akhir dari uraian ini, dikutip tentang tanggapan seorang jurnalis, Syarifuddin dari RRI Makassar yang mewakili insan pers. Syarifuddin meminta oe melasan Kapolda tentang adanya variasi penurunan dan peningkatan penangan kasus oleh Polda Sulsel.

Penjelasan Kapolda Sulsel disarikan berikut ini. Kalokda Su.sel Irjen Andi Rian menjelaskan, sebagaimana kita ktahu tugas utama Polri, memberikan pelayanan, pengayoman dan perlindungan masyarakat serta melakukan penegakan hukum secara obyektif, transparan dan akuntabel.

Menurut Kapolda Sulsel penegakan hukum itu bukan yang pertama, namun yang pertama pelayanan kepada masyarakat. Terkait dengan itu Kapolda Sulsel Irjen Andi Rian mengakui pihaknya telah menyampaikan kepada jajaran untuk mengutamakan (mempriorutaskan) kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat (pelayanan masyarakat).

Yang dimaksudkan Kapolda Sulsel, salah satunya memberikan bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu atau di bawah garis kemiskinan. Kapolda mengungkapkan di awal tugasnya ini, ia telah berkunjung ke Kabupaten Wajo bersama Pj Gubernur Sulsel untuk memberikan bantuan sisial kepada masyarakat kurang mampu di daerah itu. (*).

Penulis: M. BASIR
Editor: ABDUL

Informasi: Berita ini juga dimuat Okesulsel.com (terverifikasi Dewan Pers), media partner NuansaBaru.ID. 


Topik Terkait

Baca Juga :