Miris, Balita Lumpuh Layu Berkepanjangan di Simangambat itu Butuh Uluran Tangan Dermawan



Ketua Karang Taruna Kecamatan Siabu, Ringgo Siregar dan Babinsa Koramil 12/Siabu, Sertu Niaston Simatupang dengarkan penuturan Nenek Gongnasari yang mengapit Sehat Nasution yang berbaring tak berdaya. (Foto: NuansaBaru.ID/MAGRIFATULLOH). 


NuansaBaru.ID, MANDALING NATAL - Anak itu sering terdiam dan tidur pulas, bukan karena bebat ataukah malas. Di benaknya boleh jadi menerawang bayangan masa depan yang tak pasti. Dia lumpuh, sementara dia dan sang nenek yang merawatnya tak bisa berbuat banyak kecuali pasrah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk mendapatkan rahmat-Nya.


Lebih kurang seperti itulah gunda yang dialami Sehat Nasution, (5 tahun), anak dari pasangan Rahmat dan Meli yang kini tinggal bersama neneknya Gongnasari Lubis, di Kelurahan Simpangambat, Lorong 2 Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

Sehat, terpaksa ikut neneknya lantaran ayah-ibunya cerai dan entah kenapa kedua orangtua yang melahirkan Sehat tak mengurusnya. Sudah penyakitan tak diurus lagi sehingga Sehat menanggung derita bertahun-tahun. Beruntung masih ada 'Sang Nenek' berbaik hati menalanginya.

Hari itu, sebagai bentuk atensi dan kepedulian kemanusiaan, jurnalis media ini bareng dengan
Ketua Karang Taruna Kecamatan Siabu Ringgo Siregar dan Babinsa Koramil 12/Siabu Sertu Niaston Simatupang dan juga Sekretaris Lingkungan (Sekling) Mahalli Matondang, menemui Sehat dan neneknya.

Gongnasari Lubis, (59 tahun), nenek Sehat Nasution bertutur. Sehat ini, tuturnya, ikut nenek karena kedua orangtuanya telah berpisah (cerai). Sehat mengalami lumpuh sejak bayi.

Sudah pernah dibawa berobat, tetapi karena ketidak adanya BPJS dan biaya, Sehat hanya bisa tiduran saja tanpa mendapat perawatan.

"Sehat awal mulanya sakit, baru setelah sehat dia ini pernah jatuh," kata Gongnasari kepada NuansaBaru.ID, Selasa, (16/1-2024).

Penelusuran jurnalis media ini menemukan situasi sulit dan miris yang dialami anak manusia ini. Mirisnya, Gongnasari, nenek anak ini seorang janda yang bermukim di sebuah rumah kotrakan dan tak punya rumah sendiri. 


Di rumah kontrakan inilah Sehat Nasution dan neneknya
menjalani hidupnya yang dirundung derita.
(Foto: NuansaBaru.ID/MAGRIFATULLOH).

Beban Hidupnya Memilukan

Sehari-harinya, selain harus merawat cucunya bernama Sehat yang lumpuh layu, ia juga mempunyai tanggungan anak sendiri yang kini duduk di bangku Sekolah Menegah Atas (SMA).

Sementara sumber nafkahnya, sang nenek ini bekerja sebagai buruh cucian pakaian tetangga yang hasilnya pas-pasan. Apalagi, belakangan, janda jelang usia 60-an tahun itu mengidap penyaikit ginjal yang terkadang kambuh.

Ketika penyakit ginjalnya kambuh, orangtua 'pejuang' itu tak bisa lagi bekerja seperti biasanya untuk mencari nafkah demi anak dan cucunya.

"Saat penyakit saya kambuh lagi, saya tidak bisa mengurus cucu saya dan tidak bisa mencari nafkah sebagai buruh cuci pakaian tetangga," ujarnya memelas seraya mengakui bahwa kehidupannya saat ini teramat berat memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

"Rumah saya ini ngontrak dibayar per enam bulan. Pekerjaan saya sebagai buruh cuci pakaian ke tetangga terkadang tidak bisa karena harus menjaga dan merawat cucu saya," keluhnya dengan mata berkaca- kaca perlambang begitu merasakan beban hidup yang pelik.

Mendengar keluhan dari sang nenek, Ketua Karang Taruna Kecamatan Siabu Ringgo Siregar langsung menghubungi Lurah Simpangambat serta Bidan Desa untuk dilakukan koordinasi dalam penanganan kondisi yang dialami keluarga ini.

Pengakuan tulus dan memilukan sang nenek itu menyiratkan makna bahwa ia butuh uluran tangan para dermawan. Nah, adalah tindakan amat terpuji tentunya bila para dermawan di manapun berada, mau peduli dengan nasib yang dialami Sehat dan neneknya yang kini dirundung derita yang mengharukan itu.

Karena tak mencantumkan nama dan nomor yang dapat dihubungi, maka para dermawan ataukah donatur yang murah hati dan sudi memberikan bantuan, dapat menghungi Pemerintah Kabupaten Mandaling Natal Provinsi Sumatera Utara untuk disalurkan bantuannya ke Sehat Nasution. (*)

Penulis : MAGRIFATULLOH .
Editor: ABDUL 



Topik Terkait

Baca Juga :