Ustadz Brigjen Purn Dr Zulkifli Serukan Jadilah Polisi yang Beruntung

 Jum'atan di Masjid Syuhada 45 Mapolda

Jamaahnya Kapolda Sulsel dan Jajaran



Ustadz Brigjen Pol Purn Dr Zulkifli (tengah) dan pendampingnya, foto bersama dengan Kapolda SulseI Irjen Pol Nana Sudjana (2 dari kiri) dan Karo OPS Polda Sulsel Abdul Rizal A. Engahu usai salat Jum'at bersama (Foto: ABDUL). 

NUANSABARU.ID, MAKASSAR - Inforrmasi religi kali ini direkam spesial dari Jum'atan di Masjid Syuhada 45 Mapolda Sulsel. Spesialnya, khatibnya, Al Ustadz Brigjen Pol Purn. Dr. H. Zulkifli A.R., S.I.K., MH dari Jakarta. Sedangkan Imamnya, Muhammad Abdullah. S. Pd.

Sementara jamaahnya, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs Nana Sudjana, AS., MM, Wakapokda Sulsel, Brigjen Pol Chuzaini Patoppoi, S.St., M.K., M.H. Karo OPS Polda Sulsel Kombes Pol Abdul Rizal A. Engahu, S.I.K., M. Si dan pejabat lain yang tak disebutkan semua.

Bagian dari spesialnya, masjid yang berkapasitas 1000-jamaah itu penuh sesak dengan jamaah hingga sebagian harus berada di sisi luar masjid. Jamaahnya tentu didominasi personel Polda Sulsel dan ada juga warga masyarakat sekitar. Yang lainnya, sejumlah wartawan yang siap mengikuti Pemaparan Press Release Kapolda Sulsel hari itu tentang pengungkapan ladang ganja.

Imam Masjid Syuhada 45, Muhammad Abdullah, S.Pd yang ditemui usai Jum'atan mengungkapkan, jamaah masjid dipetkirakan 1000-an orang. "Lihat itu sampai di luar masjid penuh jamaah, " kata Imam alumni Unismuh yang mengaku sudah 2 tahun jadi imam di masjid Polda.

Al Ustadz Brigjen Doktor Zulkifli A R, purnawirawan Polri yang memiliki kecakapan khusus sebagai mubaliq itu peka. Mengetahui kalau jamaah Salat Jum'at bersama hari itu umumnya polisi sehingga ia lebih banyak menyinggung tentang bagaimana menjadi polisi yang baik berdasarkan tuntunan Agama.

Ustadz Zulkifli mengatakan, "Jadilah polisi yang beruntung," dengan melafalkan dan mendasari sejumlah ayat-ayat Suci Alqur'an. Jikalau materi pemaparannya dibedah, sari ceramahnya teramat bermakna.


Ini sesi foto bersama, Kapolda Sulsel juga disertai Imam Masjid, Muazzim, Kbatib serta yang lainnya. (Foto: ABDUL)  

Ustadz Zulkifli Iringkan Doa
2 Kali untuk Kapolda Sulsel

Saat itu, mubaliq berlarbelakang perwira tinggi Polri itu tampil kharismatik. Ia tampil dengan mengenakan kemeja putih lengan panjang dan berpeci putih yang dipadu dengan rompi hitam berlambang merah putih di dada kiri. 

Beliau menggambarkan kalau mau menjadi polisi yang baik, sesungbuhnya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari banyak kesempatan untuk berbuat kebajikan yang bernillai amal yang baik. 

Diantaranya, dia mencontohkan Bagian Reserse Kriminal dan Intelkam. Dalam hal ini, kalau personel Bagian Reserse menangani dan menuntaskan sebuah kasus dengan baik itu perbuatan baik (bernilai ibadah-red). 
 
Demikian juga Bagian Intel, karena berkat penyelidikanya sehingga dapat mencegah terjadinya kasus itu juga perbuatan baik. Demikian lebih-kurang makna dan sari khutbah mubaliq itu.

Sebagai peringatan, Ustadz Zulkifli menyampaikan bahwa semua manusia tanpa kecuali di hadapan Allah SWT akan dihisab (diperhitungkan amal baik-buruknya). "Pejabat, jenderal, bupati, gubernur, semua akan dihisab, " kilahnya mengingatkan.

Akhirnya, purnawirawan Polri jenderal bintang satu yang jadi ulama itu menggarisbawahi bahwa polisi yang beruntung adalah polisi yang lebih berat amal kebaikanya dibanding perbuatan buruknya.

Yang istimewa lagi, Ustadz Brigjen Pol Purn. Dr Zulkifli mengiringkan doa kepada Kapolda Sulsel Nana Sudjana agar dapat memimpin Polda Sulsel dengan baik sehingga tercipta situasi aman, damai dan kondusif.

Sebagai khatib khutbah Jum'at, doa untuk Kapolda dilantumkan 2 kali. Pertama, di mimbar pada sesi khutbah keduanya sebagai khatib. Kedua, doa sesudah Salat Jum'at bersama. (*)

Penulis/Editor: ABDUL 

Topik Terkait

Baca Juga :