Kenakalan Remaja tak Terkontrol Pupuskan Harapan Wujudkan Cita-cita

 

Pesan Bijak Kasat Samapta Polres Parepare 

dalam Go to School ke SMAN 2 Parepare


Kasat Samapta Polres Parepare, AKP Paulus Kasno didaulat jadi Pembina Upacara pada Upacara Pengibaran Bendera  Merah Putih di SMAN 2 Parepare. (Foto: Sihumas Polres Parepare).

NUANSABARU.ID, PAREPARE - Pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di SMA Negeri 2 Kota Parepare pagi itu terlihat lain dari biasanya. Yang lumrah (biasa), pada pelaksanaan upacara bendera di sekolah-sekolah, Pembina Upacaranya Kepala Sekolah atau Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), ataukah guru yang ditugasi.

Di SMAN 2 Parepare hari itu, justru pembina upacaranya pejabat berseragam Polri. Jelasnya, Kasat Samapta Polres Parepare, AKP Paulus Kasno. Pasalnya, Paulus Kasno didaulat jadi pembina upacara oleh pihak sekolah.

Kehadiran Kasat Samapta di sekolah tersebut dalam rangka melakukan agenda kunjungan sekolah yang diberi istilah "Go to School". Program Go to School, tepatnya, Senin 6 Maret 2023 sasarannya SMAN 2 Parepare. Paulus Kusno saat itu didampingi KBO Samapta Polres Pare, Ipda Mustafa.

Upacara bendera di SMAN 2 diikuti oleh para guru dan siswa-siswi di sekolah itu. Pelaksana upacara seperti komandan upacara (Dan Up), pasukan pengibar bendera merah putih dan yang lainnya, juga dilaksanakan oleh para siswa.

Oleb karena itu, sebagai pembina upacara, Paulus Kasno menyaksikan langsung penghormatan para guru dan seluruh siswa kepada bendera merah putih, yang dikibarkan oleh siswa pengibar bendera. Hal ini sebagai pertanda kokohnya idealisme kebangsaan di SMAN 2 Parepare.


Kepala SMAN 2 Parepare, Ibu Mardiah berinteraksi dengan Kasat Samapta Polres Parepare dalam pŕogram Go to School 
(Foto: Sihumas Polres Parepare)

Jargon Go to School Terus Digelorakan

Sebagai pembina upacara atau Irup (Inspektur Upacara), Kasat Samapta dalam amanatnya mengatakan, 3 (tiga) perihal yang perlu difahami dan diterapkan oleh para siswa sebagai generasi cerdas, penerus perjuangan bangsa.

"Perihal yang pertama, adalah keharusan menghindari kenakalan remaja.

Ini penting bagi masa depan adek-adek semua. K8enakalan remaja yang tidak terkontrol akan mengakibatkan penyesalan di masa yang akan datang, " jelas Paulus Kasno. awali amanatnya

Kenapa ? (setengah bertanya), urai Kasat Samapta, karena tidak sedikit siswa-siswi harus putus sekolah, tidak sedikit yang terpapar obat-obatan terlarang, berperilaku menyimpang dan berperilaku ikut-ikutan balapan liar.

Bahkan, katanya lagi, sampai berbuat tindak pidana, lantaran mereka tidak mampu mengendalikan masa-masa pencarian jatidiri yang mengarah pada kenakalan remaja yang tidak terkontrol.

"Jika sudah seperti ini maka pupuslah harapan mereka untuk mewujudkan mimpi dan cita-citanya, "cetus Paulus Kasno.

Perihal yang kedua, lanjutnya, adalah ketaatan dan kepatuhan saat berkendara (ketaatan berlalu lintas)

"Cermin majunya sebuah bangsa itu tercermin dengan jelas pada ketaatan dan kepatuhan warganya dalam menjalankan aturan berlalu lintas, lalu lintas yang tertib itu mampu mewujudkan tatanan masyarakat yang tertib pula, " jelasnya.

Dan, perihal yang ketiga, peduli pada kondisi sosial masyarakat yang terjadi di sekitarnya.
 
Kasat Samapta Polres Parepare mengajak para siswmSMAN 2 Parepare untuk peduli pada kejadian-kejadian di sekitarnya. Dicontohkannya, seperti peduli pada kejadiaan-kejadian bencana alam yang akhir-akhir ini kerap terjadi di Kota Parepare.

Siswa Pasukan Pengibar Bendera kibarkan Sanb Merah Putih, peseta upacara berikaannpenbhormatan (Foto; Sihumas Poĺres Parepare (Foto: Sihumas Polres Parepare).  

Kepsek SMAN 2 Apresiasi Langkah
Satuan Samapta Polres Parepare

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Parepare, Mardiah, S.Pd, M.Pd, yang ditemui usai upacara, mengapresiasi langkah Satuan Samapta Polres Parepare yang melakukan Go to School ke SMAN 2.

Menurutnya, dengan adanya aparat kepolisian yang hadir di sekolah itu secara langsung berpengaruh pada siswa-siswi.

"Iya, betul. Kami sambut dan apresiasi kegiatan seperti ini dari kepolisian, ini secara langsung berdampak kepada para siswa. Mereka bisa melihat langsung dan mendengarkan hal-hal yang tidak boleh dilakukan oleh para siswa di saat sedang menimba ilmu," tegas Kepsek wanita itu.

Bahkan Kepsek SMAN 2 ini meminta kepada Paulus Kasno agar kegiatan pembinaan yang dilakukan tersebut dikembangkan dalam bentuk sebuah pertemuan-pertemuan atau pun tudang sipulung antara polisi dan para siswa.

"Iya, kami berharap ke depannya, Pak Kasat meluangkan waktu untuk membina anak didik kami baik dari sisi kedisiplinan maupun pada sisi pengetahuan hukum, agar ini menjadi modal dan inspirasi bagi mereka untuk terus belajar dan belajar, " harap Mardiah.

Kasat Samapta lebih jauh menggambarkan bahwa kegiatan Go to School ini akan terus digelorakan.

"Ini program Sat Samapta yang akan kita gelorakan terus. Tujuannya untuk mendekatkan polisi dengan pelajar, membiasakan pelajar patuh berlalu lintas, dan menjauhkan pelajar dari dampak negatif dari kenakalan remaja, seperti balapan liar," tandasnya.

Terkait dengan harapan dari Kepsek SMAN 2, Kasat Samapta Polres Pareoare itu menyatakan siap untuk menindaklanjuti.

"Kita siap tindaklanjuti. Sejumlah rencana aksi telah kita siapkan, semoga ini akan bermanfaat bagi para pelajar SMAN 2 Parepare," kuncinya. (*)

Penulis: MUSAFIR
Editor: SUCI SRI WAHYUNI



Topik Terkait

Baca Juga :